TABACA.id – Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil SH membuka kegiatan Rakor pencegahan dan pengendalian penyakit Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) di Aula Parkside Meuligoe Hotel Meulaboh pada Selasa (20/10/2026).
Said mengatakan, kesehatan jiwa merupakan bagian penting dari kesehatan masyarakat dan menjadi tanggung jawab kita bersama. Penanganannya membutuhkan kerjasama lintas sektor, mulai dari deteksi dini, pengobatan, hingga pendampingan.
“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat telah menunjukkan komitmen melalui program Aceh Barat Bebas Pasung, upaya ini harus terus dilanjutkan dengan memastikan masyarakat yang mengalami gangguan jiwa mendapatkan penanganan secara manusiawi dan mendapat pendampingan sesuai kebutuhan,” kata Said.
Dikatakan Said, terdapat beberapa hal yang harus menjadi perhatian bersama, pertama yaitu melakukan evaluasi terhadap program Aceh Barat bebas pasung. Pastikan perkembangan masyarakat yang telah dibebaskan dari pasung terus dipantau dan kebutuhan pendampingannya juga harus terpenuhi.
“Kedua, pastikan pelayanan kesehatan jiwa berkelanjutan, pasien yang telah pulang dari rumah sakit harus tetap mendapatkan pengobatan dan pemantauan. Ketiga, susun dan laksanakan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang jelas dan terukur,” katanya.
Said meminta seluruh anggota TPKJM untuk menetapkan kegiatan yang akan dilaksanakan, menetapkan penanggung jawab, target, batas waktu pelaksanaan serta jadwal evaluasi sesuai dengan tugasnya masing – masing.
“Setiap rencana harus ditindaklanjuti dan dipantau secara berkala agar hasil rapat ini terwujud dalam aksi nyata. Edukasi kepada masyarakat juga perlu ditingkatkan untuk menghilangkan stigma terhadap orang dengan gangguan jiwa,” ujar Said.
Selain itu kata Said, dukungan keluarga dan lingkungan juga sangat penting dalam menunjang proses pemulihan serta membantu mereka menjalani kehidupan secara layak dan bermartabat.
“Kami berharap seluruh anggota TPKJM menjalankan perannya secara aktif dan memastikan setiap kesepakatan dilaksanakan sesuai rencana demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan jiwa di Aceh Barat,” ujarnya.

















