TABACA.id - Ketua Umum KONI Aceh Barat, T. Adian Makmur Rizqullah, mengapresiasi prestasi atlet panahan, taekwondo, dan muaythai yang berhasil menyumbangkan total 19 medali dari berbagai kejuaraan, termasuk kompetisi internasional.

Capaian kejuaran tersebut tentunya menjadi kebanggaan daerah sekaligus modal positif dalam mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Aceh (PORA) 2027 mendatang.

Adapun dari tiga cabang olahraga tersebut, panahan menjadi penyumbang medali terbanyak dengan raihan 14 medali pada ajang Koetaradja Archery Championship IV 2026 yang berlangsung di Banda Aceh, 20–25 Oktober 2026. Atlet panahan Aceh Barat berhasil membawa pulang lima medali emas, enam perak, dan tiga perunggu.

Sementara itu, cabang olahraga taekwondo menyumbangkan tiga medali emas melalui atlet Syauqi, Dea, dan Ribka. Ketiganya masing-masing meraih satu medali emas pada kategori prestasi.

Prestasi di tingkat internasional turut ditorehkan cabang olahraga muaythai. Kontingen Aceh Barat berhasil meraih dua medali emas pada ajang 1st Muaythai Challenger 2026 di Johor, Malaysia. Medali tersebut diraih M. Zakie Al Hafid pada kelas 65 kilogram profesional (PRO) dan Ade Masyita pada kelas 52 kilogram PRO.

Ketua Umum KONI Aceh Barat, T. Adian Makmur Rizqullah, Rabu (28/10/2026), menyampaikan apresiasi kepada para atlet, pelatih, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut.

“Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi prestasi yang diraih atlet panahan, taekwondo, dan muaythai Aceh Barat. Raihan 19 medali ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat sekaligus membuktikan bahwa atlet-atlet daerah memiliki potensi besar untuk bersaing dan meraih prestasi, bahkan hingga tingkat internasional,” ujarnya.

Menurut Adian, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, latihan yang konsisten, serta pembinaan yang harus terus diperkuat. Ia berharap para atlet tidak cepat berpuas diri, tetapi menjadikan capaian tersebut sebagai motivasi untuk meningkatkan kemampuan menghadapi kejuaraan berikutnya.

“Prestasi ini harus menjadi penyemangat untuk terus berkembang. Kami berharap para atlet tetap fokus berlatih, menjaga kedisiplinan, dan meningkatkan kualitas agar mampu meraih hasil yang lebih baik pada kejuaraan mendatang,” tambahnya.

Secara khusus, Adian menyoroti prestasi atlet taekwondo, terutama Syauqi dan Dea, yang sedang dipersiapkan menghadapi PORA 2027. Raihan medali emas diharapkan menjadi modal untuk meningkatkan kepercayaan diri sekaligus mengukur hasil pembinaan yang telah dijalani.

“Prestasi Syauqi dan Dea menjadi kabar baik dalam persiapan menuju PORA 2027. Kami berharap mereka terus menjaga performa, meningkatkan kemampuan, dan mengikuti program pembinaan dengan sungguh-sungguh. Semoga prestasi ini menjadi awal dari pencapaian yang lebih besar bagi Aceh Barat,” ungkapnya.

KONI Aceh Barat juga mendorong seluruh cabang olahraga untuk memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Melalui semangat One Vision, One Team, One Victory, KONI Aceh Barat berkomitmen mendorong kemajuan olahraga daerah serta mempersiapkan atlet-atlet terbaik menghadapi PORA 2027 dan berbagai kompetisi mendatang.