TABACA.id - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai melakukan rehabilitasi terhadap jembatan gantung di Gampong Ujong Simpang, Kecamatan Arongan Lambalek.
Perbaikan jembatan gantung yang masih menggunakan material kayu tersebut dilakukan untuk menjamin keselamatan masyarakat sekaligus menjaga kelancaran akses transportasi antardesa di kawasan tersebut.
Kepala Dinas PUPR Aceh Barat Fadly Octora, S.T melalui Kepala Bidang Jalan dan Jembatan PUPR Aceh Barat, Beni Hardi mengatakan jembatan yang masih menggunakan lantai kayu tersebut kita ganti dengan plat baja setebal 5 milimeter.
“Kita mengganti lantai kayu dengan plat baja atau plat setebal 5 mm agar kekuatan jembatan lebih kuat saat dilintasi kendaraan, baik roda dua maupun roda empat,” kata Beni, Selasa (18/8/2026).
Beni menjelaskan, penggunaan plat baja setebal 5 milimeter tersebut dipilih berdasarkan pertimbangan teknis untuk meningkatkan fungsi, kekuatan, serta usia pakai jembatan.
“Penggunaan plat dengan tebal 5 mm memberikan masa pakai yang jauh lebih panjang, kekuatan struktural jembatan lebih kokoh terhadap beban kendaraan roda empat, serta memberikan ketahanan ekstra terhadap cuaca ekstrem,” ujarnya.
Ia menambahkan, proses rehabilitasi juga mencakup penggantian pagar pembatas dan jaring pengaman yang telah rusak dengan material baru yang lebih kuat dan kokoh.
“Harapan kita, dengan dimulainya perbaikan jembatan gantung ini, mobilitas masyarakat dan perputaran ekonomi antarwilayah di Kecamatan Arongan Lambalek dapat kembali berjalan lancar tanpa kekhawatiran terhadap risiko kecelakaan,” pungkasnya.


















